artikel-6-inspirasi-baking-peralatan-dapur-yang-wajib-dimiliki-oleh-setiap-baker

10 Peralatan Dapur yang Wajib Dimiliki oleh Setiap Baker

Dari berbagai sumber yang membahas mengenai peralatan dapur yang perlu dimiliki oleh baker, kami telah merangkumnya menjadi lebih ringkas mengenai peralatan dapur yang paling sering digunakan dalam membuat kue sehingga wajib untuk Anda miliki, terlebih lagi jika Anda berencana untuk serius menekuni dunia baking dan ingin memenuhi kebutuhan peralatan dapur Anda dengan alat baking yang lengkap. Dan alat-alat baking tersebut adalah:

  1. Termometer oven

Termometer ini tahan panas yang wajib dimiliki, khususnya bagi Anda yang biasa menggunakan oven tanpa pengatur suhu. Setiap oven memiliki definisi suhu yang berbeda-beda, sehingga dengan memiliki termometer oven akan membantu Anda sebagai patokan untuk memanggang kue di berbagai oven yang berbeda-beda. Selain itu, banyak resep kue yang sensitif dengan suhu oven dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan membuat kue. Sehingga dengan adanya termometer oven ini, Anda terhindar dari hasil kue yang terlalu matang atau mentah.

  1. Hand mixer

Selain ringan digunakan, hand mixer dapat digunakan dalam berbagai jenis adonan, mudah dibersihkan, mudah disimpan dimana saja, dan lebih hemat jika dibandingkan dengan Standing mixer. Untuk pembuatan kue, pilih hand mixer yang memiliki mesin penggerak yang berkekuatan besar agar bisa mengaduk adonan yang agak berat dan kental. Jika perlu, pilihlah hand mixer dengan berbagai jenis kekuatan, seperti berkecepatan rendah, agak tinggi, tinggi, hingga tinggi sekali. Sehingga Anda lebih leluasa dalam menggunakannya di berbagai jenis adonan kue.

  1. Timbangan kue digital

Kenapa harus digital? Karena timbangan kue digital lebih akurat dibandingkan timbangan yang menggunakan jarum. Selain itu, lebih akurat dalam menimbang bahan kue yang akan digunakan. Sangat mudah digunakan karena Anda hanya perlu menyesuaikan takaran bahan kue Anda sesuai dengan instruksi resep kue.

  1. Scoops cookies

Tidak hanya berfungsi untuk menyendok ice cream, tetapi scoop juga bisa digunakan untuk memudahkan Anda mencetak kue kering atau cookies agar memiliki ukuran yang seragam. Scoop biasanya tersedia dalam 3 ukuran diameter, yaitu:

  • Diameter 2”, berfungsi untuk membagi adonan cupcake atau muffin agar sama banyaknya dan Pengisian adonan ke dalam loyang cupcake atau muffin akan lebih rapi dan tidak belepotan.
  • Diameter 1 ½”, berfungsi untuk mencetak cookies yang berukuran besar dan cupcake dengan ukuran yang kecil.
  • Diameter 1 ¼”, berfungsi untuk mencetak kue kering.
  1. Rolling pin

Rolling pin adalah alat dapur yang digunkan untuk menipiskan adonan. Rolling pin terbuat dari berbagai jenis bahan seperti marmer, kayu, stainless steel, dan lain-lain. Yang paling sering digunakan adalah rolling pin kayu karena sangat praktis dan agak berat. Tetapi biasanya adonan akan lengket jika ditipiskan menggunakan rolling pin kayu.

Sementara rolling pin marmer sebenarnya adalah yang paling sesuai untuk menggiling adonan cookies, coklat, atau fondan. Rolling pin marmer memiliki suhu yang stabil tetapi cukup berat sehingga Anda harus berhati-hati dalam menggunakannya.

Rolling pin stainless steel, lebih banyak digunakan oleh para chef dan baker professional. Rolling pin stainless steel bisa tetap mempertahankan suhu dingin sehingga tidak mempengaruhi suhu adonan, mudah dibersihkan, dan bahkan hanya dengan di lap saja.

  1. Loyang

Jenis loyang yang paling umum ditemukan di setiap dapur memiliki bentuk kotak dan bulat. Namun sekarang, loyang tidak lagi terbatas dalam memiliki bentuk kotak, persegi atau bulat, melainkan berbentuk hati, bunga, dan lain-lain. Ada beberapa jenis loyang yang mungkin perlu Anda miliki. Anda tinggal sesuaikan dengan kebutuhan.

Pertama, loyang datar atau cookie sheet, sering digunakan untuk memanggang cookies dan biskuit. Memiliki tinggi loyang 3 cm dan berbentuk persegi dengan ukuran 30 x 20 cm. Kedua, cake pan, memiliki ukuran 20 x 20 x 5 cm, yang biasa digunakan untuk membuat cake, bolu, cheesecake, dan kue lapis. Ketiga, bundt pan atau loyang tulban, yaitu loyang yang memiliki lubang ditengah dan dinding loyang yang bergelombang, yang biasa digunakan untuk membuat butter cake, chiffon cake, sponge cake, atau angel food cake. Keempat, muffin pan, yaitu loyang yang terdiri dari 6 – 12 lubang untuk menampung adonan cupcake atau muffin. Diameter lubang pada umumnya 8 cm. Kelima, bread pan, yaitu loyang yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 30 x 15 x 10 cm dan biasa digunakan untuk membuat roti tawar.

  1. Spatula

Spatula yang digunakan untuk membuat kue biasanya tidak hanya memiliki satu bentuk dan fungsi, namun ada beragam spatula dan kegunaannya, seperti spatula karet (bertangkai panjang dan spatula yang fleksibel untuk mengaduk adonan dan membersihkan adonan yang masih menempel di dinding loyang), spatula frosting (terbuat dari logam dan tipis dengan gagang pegangan yang digunakan untuk icing dan frosting kue), spatula setengah (memiliki ujung setengah yang berfungsi untuk mengambil selai dari dalam toples kecil)

  1. Whisk

Alat pengocok atau whisk ini sering digunakan untuk membuat berbagai hidangan penutup. Tujuan penggunaanya adalah agar bahan-bahan seperti telur, tepung, gula, krim, dan bahan lainnya tercampur merata.

  1. Mixing Bowl

Dalam membuat kue tentunya Anda membutuhkan sebuah wadah untuk mencampur bahan-bahan Anda, inilah fungsi mixing bowl atau mangkuk pengaduk. Tidak hanya untuk kue, mangkuk ini biasanya digunakan untuk mencampur sayur-sayuran untuk membuat salad, daging, dan lain-lain.

  1. Gelas dan Sendok Ukur

Gelas ukur digunakan untuk mengukur bahan cair seperti susu cair, air, santan, minyak, dan bahan cair lainnya. Biasanya berbahan akrilik, plastik, atau kaca yang tahan panas. Sedangkan sendok ukur sering digunakan untuk mengukur bahan makanan yang kering dan cair dalam jumlah yang tidak banyak, seperti garam, madu, tepung, dan lain-lain. Lebih baik gunakan sendok ukur yang berbahan stainless steel karena bahan makanan menjadi tidak mudah lengket atau masih menempal.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia