Tahukah Anda Jika Awal Tercipta Brownies Tidak Sengaja?

Tahukah Anda Jika Awal Tercipta Brownies Tidak Sengaja?

Anda tentu pernah bukan mencoba memakan roti manis dengan warna yang biasanya cokelat ini? Tentunya kue ini sudah tidak asing lagi bagi kita, dan tentunya sedikit sekali diantara kita yang belum pernah merasakan kelezatan kue brownies ini. Kue brownies termasuk salah satu kue klasik yang masih tetap eksis sampai zaman modern saat ini.

Tahukah Anda jika awal terciptanya brownies itu sebenarnya tidak sengaja? Mungkin selama ini Anda hanya sekedar makan saja tanpa mengetahui sejarahnya dengan tepat. Jadi, yang perlu Anda lakukan adalah dengan membaca sejarah brownies berikut ini dengan saksama.

Sejarah Brownies cokelat pertama kali muncul di hadapan publik pada tahun 1893. Yang pada saat itu sedang digelar sebuah acara berupa pameran yang bertajuk Columbian Exposition yang diselenggarakan salah satu kota besar di Amerika, Chicago, Illinois.

Dan pada saat itu, sang pemilik hotel yang bernamakan Bertha Palmer meminta koki di restoran hotelnya untuk menyiapkan hidangan makanan penutup untuknya dan para wanita yang telah menghadiri pameran yang dilangsungkan tersebut. Sang koki diminta untuk membuat kue yang lain daripada yang lain dipotong kecil-kecil agar mudah dimakan.

Namun sebenarnya asal usulnya brownies cokelat merupakan sebuah ketidak-sengajaan. Jadi, kue brownies cokelat itu tercipta secara tidak sengaja. Bagaimana cerita sebenarnya?

Dari banyaknya cerita yang beredar di masyarakat tentang asal usul kue brownies ini, konon pada awalnya terdapat seorang koki yang lupa untuk memasukkan bahan yang harusnya disertakan ke dalam adonan resep kue cokelat yaitu baking powder.

Sehingga setelah kue itu dipanggang, alhasil kuenya menjadi berwarna cokelat dan bahkan tidak mengembang atau bantat. Tekstur kue cokelat yang pada seharusnya tebal, lembut, dan berpori-pori, menjadi agak padat dan basah. Hal inilah yang menjadi cikal bakal kue brownies yang kita temukan sekarang ini.

Nama yang digunakan pada kue cokelat yang satu ini ”brownies” diambil dari kata “the deep brown color of cookie”. Kue Brownies mempunyai ciri khas dengan warna cokelat tua kehitaman.

Cerita lain yang beredar dengan pesat di kalangan masyarakat tentang asal muasal kue cokelat lezat ini adalah terdapat seorang pemuda yang memiliki bisnis dalam pembuatan kue dan pada saat itu dia sedang mengalami krisis dalam hal keuangan. Dia mempunyai seorang teman yang setiap pagi akan menjualkan kue-kue buatan tangannya.

Pada hari itu, pemuda tersebut memiliki rencana untuk membuat kue cokelat, dan kemudian dibelinya bahan-bahan yang diperlukan untuk kue cokelat. Semalaman ia berkutat untuk membuat kue cokelat lezat seperti yang tertera di dalam resep kue cokelat tersebut. Dan diselesaikannya hingga jam 4 pagi. Namun pemuda tersebut sangat kecewa dengan hasil akhir kue cokelat yang dibuatnya ternyata berbeda dengan yang disebutkan di dalam resep. Uangnya pun telah terkuras habis untuk modal membuat kue yang lainnya.

Teman si pemuda mendatanginya pagi-pagi seperti biasa yang dilakukannya, dan dia mengira jika kue cokelat bantat yang telah jadi merupakan kue untuk dijualnya pada hari itu. Tanpa sepengetahuan si pemuda, temannya tetap pergi untuk menjual kue-kuenya.

Para pelanggan sangat terkejut dengan kue cokelat pada hari itu, mereka mengira bahwa kue tersebut merupakan resep keluaran terbaru. Alhasil banyak yang memesan kue tersebut untuk keesokan harinya. Dan akhirnya si pemuda tersebut selamat dari kebangkrutan karena banyak yang memesan kuenya. Dari tidak sengaja, menjadikannya berhasil selamat dari kebangkrutan yang mungkin akan menimpanya.

Sebenarnya cerita tentang asal usul brownies tidak hanya ada dua atau tiga cerita. Tapi bagaimanapun ceritanya, tentu tak akan mengurangi kesukaan kita untuk membuat atau mengonsumsi brownies.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © PT Sriboga Flour Mill