artikel-4-inspirasi-baking-cara-menghangatkan-kembali-makanan-dan-minuman-sisa

Cara Menghangatkan Kembali Makanan Sisa

Sudah menjadi kebiasaan bagi kita ketika ada makanan dan minuman sisa akan di masukkan ke kulkas dan akan menghangatkannya kembali ketika ingin mengonsumsinya. Mungkin setelah mengadakan acara, ada banyak makanan dan minuman sisa hingga membuat Anda bingung bagaimana cara menyimpannya dan menghangatkannya kembali agar rasanya tetap lezat seperti pertama dibuat.

Tapi tahukah Anda bahwa ada risiko buruk yang dapat terjadi jika Anda salah dalam menghangatkan kembali makanan dan minuman? Rasa mual, muntah-muntah, diare, dan gangguan pencernaan yang lain bisa saja terjadi jika Anda salah menghangatkannya. Tetapi Anda tidak perlu lagi khawatir hal tersebut menimpa Anda, karena berikut ini ada cara aman untuk menghangatkan makanan dan minuman yang sisa:

Nasi putih

Gunakan wadah yang memiliki tutup rapat untuk menyimpan nasi ke dalam kulkas. Dan ketika akan mengonsumsinya kembali, setelah dikeluarkan dari kulkas, sebaiknya nasi didiamkan terlebih dahulu hingga suhunya mencapai suhu ruangan sebelum memanaskannya di atas kompor. Kemudian masak nasi tersebut di atas api kecil. Biasanya nasi yang tersisa akan dikreasikan menjadi nasi goreng. Tetapi jika Anda hendak memanaskannya menggunakan microwave, percikkan sedikit air di bagian atas nasi sebelum memasukkannya ke microwave.

Daging

Jika ukuran daging yang akan dipanaskan cukup besar, potonglah menjadi bagian kecil-kecil terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar waktu untuk menghangatkannya lebih singkat dan untuk mencegah daging menjadi kering. Bungkus rapat dengan alumunium foil atau masukkan ke dalam wadah yang aman digunakan untuk microwave lalu Anda sudah siap memanaskannya dengan waktu yang menyesuaikan banyaknya daging yang dihangatkan.

Sedangkan untuk daging yang akan dipanaskan dengan kompor, sebaiknya Anda menggunakan kuali yang antilengket untuk menghindari lemak daging yang lengket di kuali ketika dipanaskan. Beri satu atau dua sendok minyak goreng atau mentega ke dalam kuali dan panaskan dengan api kecil. Jangan lupa untuk membolak-balikkan daging agar panasnya merata ke seluruh bagian.

Pizza

Letakkan pizza pada wadah yang sudah dilapisi alumunium foil kemudian masukkan pada microwave selama sekitar 10 menit. Panaskan hingga terlalu panas untuk disentuh. Keju pada pizza akan meltup dan bagian tepi pizza menjadi renyah kembali. Tetapi jika Anda menggunakan kompor untuk memanaskan pizza, jangan terlalu lama (kira-kira 2-3 menit) dan panaskan dengan api kecil.

Pai

Potong pai menjadi bagian kecil-kecil sebelum Anda memanaskannya. Jika pai Anda tarasa lengket, lapisi alumunium foil agar isi yang ada di dalam pai tidak keluar.. Kemudian panaskan dengan menggunakan microwave selama 8-10 menit dengan suhu hingga 177 derajat Celcius.

Pancake

Tidak perlu tergesa-gesa, untuk memanaskan pancake hanya memerlukan waktu yang sebentar. Jika Anda hendak menambah pancake sebagai menu sarapan Anda, keluarkan pancake dari kulkas lalu masukkan ke dalam microwave.

Roti

Letakkan roti yang dingin pada sebuah wadah yang aman untuk microwave lalu tutupi dengan menggunakan kertas alumunium foil. Panaskan selama 15 menit dengan suhu hingga 177 derajat Celcius. Setelah itu buka tutupnya lalu panaskan kembali selama 3-5 menit.

Sayur-sayuran

Sayur akan menjadi lebih renyah setelah dihangatkan kembali. Sebaiknya Anda menumis sayur-sayuran dengan sedikit minyak hingga sayuran tidak terasa terlalu lembek. Cara menghangatkan sayuran ini hampir sama dengan daging. Tetapi ada beberapa jenis sayuran yang tidak dapat dihangatkan kembali, salah satunya adalah bayam. Karena kandungan nitrat di dalam bayam akan menjadi racun penyebab kanker.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia