Fakta Di balik Mitos Seputar Mie Instant

Fakta Di balik Mitos Seputar Mie Instan

Siapa sih yang nggak tahu mie instan? Makanan yang satu ini memang sudah melegenda di Indonesia. Mie instan sudah menjadi makanan sehari-hari pengganti nasi. Makanan ini pun bis menjadi solusi saat anda lapar. Mie instan membutuhkan waktu yang cepat yaitu kurang lebih 5 menit. Namun banyak sekali orang mengatakan bahwa mie instan mengandung lilin dan zat berbahaya lainnya. Apakah hal tersebut mitos atau fakta?  Untuk mengetahui hal tersebut yuk kita simak beberapa hal  berikut ini

  1. Mie mengandung lilin

Banyak orang bilang kalau mie instan itu mengandung lilin. Karena pada saat perebusan mie tidak saling menempel satu sama lain. Namun ternyata mie tidak saling menempel pada saat direbus itu bukan karena lilin. Tapi memang pada saat pembuatan mie. Didalamnya ada kandungan minyak. Pada pembuatannya, mie instan melalui proses deep frying yang bertujuan untuk mengurangi kadar air dan membuat mie instan tetap awet. Dari proses inilah, minyak masuk dan diserap oleh  adonan mie instan dan akhirnya keluar pada saat pemasakan.

  1. Kuah sisa rebusan mie berbahaya?

Kebanyakan orang juga mengira kuah rebusan mie berbahaya karena zat pengawet dalam mie akan larut pada kuah tersebut. Jadi kebanyakan orang mengganti kuah mie instan dengan air yang baru. Faktanya kuah sisa rebusan mie malah mengandung nutrisi yang terkandung dalam mie. Pada proses pembuatan mie instan telah mengalami proses fortifikasi atau penambahan zat-zat gizi dan vitamin yang diperlukan tubuh. Zat-zat gizi dan vitamin ini akan larut dan berpindah dari mie instan ke air pada saat perebusan. Zat –zat itulah yang nantinya akan larut ke dalam air rebusan

  1. Mie instan mengandung banyak pengawet

Banyak yang bilang kalau mie instan itu banyak pengawetnya. Karena mie instan bisa bertahan lama. Di Indonesia, telah ditetapkan penggunaan bahan pengawet secara aman hanya 250 mg saja per kilogramnya. Namun mie instan hanya mengandung  1mg yang terkandung dalam kecapnya. Tentu itu jumlah yang sangat kecil. Lalu bagaimana dengan mie nya? Nah sebenarnya mie awet bukan karena pengawet. Namun karena proses pembuatan mie melalui tahap deep frying untuk mengurangi kadar air dalam mie dan menghambat pertumbuhan jamur yang membuat mie tidak awet.

  1. Jangan makan mie instan dengan nasi

Memakan mie instan bersama dengan nasi memang tidak baik. Karena kandungan karbohidrat pada mie sangat tinggi. Maka dari itu jika anda memakan mie dengan nasi akan membuat anda menderita kegemukan atau diabetes karena mengonsumsi karbohidrat yang berlebihan.

  1. Tetap imbangi dengan makan nasi dan sayur

Jangan karena mie instan tidak berbahaya anda membuat mie menjadi makanan pokok. Karena pada dasarnya mie hanya makanan selingan saja. Anda masih membutuhkan kandungan nutrisi lain dari nasi dan sayuran agar kebutuhan nutrisi pada tubuh anda terpenuhi

Apakah anda masih ragu untuk makan mie instan? Ternyata mie instan tidak berbahaya seperti yang anda pikirkan. Namun anda juga harus tetap berhati-hati untuk makan mie instan. Jika anda membeli mie instan cek terlebih dahulu tanggal kadaluwarsa nya. Atau bagi anda yang mempunyai masalah pada lambung anda sebaiknya jangan memakan mie instan terlalu sering. Imbangi juga dengan berolahraga agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Jika anda ingin memakan mie yang sehat anda bisa memasak mie sendiri dirumah dengan bahan-bahan yang tentunya mengandung banyak nutrisi dan gizi.


1 Comment
Phin

January 27, 2018 @ 3:08 pm

Reply

Setahu saya ,mie instan umumnya mengandung bahan-bahan sbb: permitted food conditioners,permitted colouring, permitted flavour enhancers,permitted antioxidant,acidity regulators,ext. Terpulang kepada masing -masing mau anggap fakta atau mitos.

Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia