Kenapa Pizza Di Gemari Banyak Orang

Kenapa Pizza Di Gemari Banyak Orang

Siapa sih yang nggak tahu pizza? Makanan yang berbentuk bulat dan disajikan per potong/slice ini sudah menjadi makanan favorit di Indonesia. Apa sih yang menjadi makanan ini sangat di gemari di Indonesia bahkan di belahan dunia? Yuk kita cari tahu alasan kenapa pizza di gemari oleh banyak orang.

Dilansir dari Wikipedia, Pizza memiliki sejarah yang panjang, rumit dan tak menentu yang sering menginspirasikan banyak debat. Asal kata “pizza” belum jelas, tetapi pertama kali muncul tahun 997 dalam Bahasa Latin Pertengahan, dan di Napoli pada abad ke-16 sebuah galette disebut sebagai pizza

Pada waktu itu, pizza adalah alat tukang roti, sebuah adonan yang digunakan untuk menentukan temperatur oven. Makanan para warga miskin, pizza dijual di jalanan dan belum dianggap sebagai resep dapur terkenal. Sebelum abad ke-17, pizza ditutupi saus putih. Kemudian diganti oleh minyak, keju, tomat atau ikan – tahun 1843, Alexandre Dumas, père menjelaskan keragaman pelengkap pizza. Bulan Juni 1889, untuk menghormati Ratu Italia, Margherita dari Savoy, koki Neapolitan Raffaele Esposito menciptakan “Pizza Margherita”, sebuah pizza yang dipenuhi tomat, keju mozzarella dan basil, untuk menggambarkan warna bendera Italia. Dialah yang pertama kali menambahkan keju. Urutan pasti dimana banyak roti tipis di Mediterania kuno dan abad pertengahan menjadi suatu makanan yang terkenal pada abad ke-20 belum diketahui sampai sekarang.

Pizza juga memiliki beberapa fakta menarik diantaranya:

Memiliki aturan khusus

Kebanyakan  orang mengira bahwa pizza berasal dari Italia. Namun tidak semua tahu jika daerah Napoli adalah wilayah pertama di Italia yang menemukan pizza modern dengan topping variatif. Kelezatan pizza yang memiliki topping beragam inilah yang membuat pizza digemari banyak orang. Namun, seiring berkembangnya dunia kuliner, pizza tak hanya dikenal oleh orang Italia, tapi juga Amerika Serikat. Didirikan pada tahun 1984, Associazione Verace Pizza Napoletana (True Neapolitan Pizza Association) telah menetapkan aturan khusus yang harus diikuti jika pizzeria (restoran khusus pizza) ingin menyebut produk pizza mereka sebagai otentik Neapolitan. Adonan Pizza harus dipanggang di dalam oven yang terbuat dari kayu, dan harus dibuat seluruhnya dengan tangan (tanpa bantuan alat bahkan rolling pin). Selain itu, diameter pizza tidak boleh lebih dari 35 cm, dan tidak boleh 1/3 cm lebih tebal di bagian tengah.

Arti nama unik

Terdapat beberapa teori yang bersaing mengemukakan asal emotologi kata pizza. Masyarakat Yunani kuno menyebut kata pizza berasal dari kata pikte yang berarti kue difermentasi dan pitta yang berarti roti gandum.
Menurut warga Itali, menyebut pizza berasal dari pizzacare yang berarti memetik dan mengeluarkan dengan cepat dari oven. Sedangkan masyarakat Jerman dulunya menyebut pizza dari kata pizzo yang artinya sesuap. Pizza dibawa ke Itali oleh Lombard pada abad keenam.

Awalnya karena tomat

Tomat dulunya adalah salah satu komponen yang dibawa oleh penjelajah Eropa di akhir tahun 1500-an yang ditaburkan di atas adonan pie yang kita kenal sekarang dengan nama pizza. Namun sampai saat ini, tidak ada yang tahu persis siapa orang yang pertama menambahkan tomat ke pizza. Meskipun begitu, hal tersebut menjadi sebuah perkembangan yang telah dilakukan orang zaman dahulu pada sebuah makanan.

Banyak bentuk dan ukuran

Pizza di Itali hanya disajikan utuh (bahkan untuk pizza Neapolitan ukuran kecil) atau dengan bentuk pizza kotak atau segitiga yang disajikan di wadah besar, pizza ini disebut dengan Pizza Al Taglio. Neapolitan Pizza yang dijual di New York juga berukuran besar dan satu ukuran Neapolitan pizza besar dijual dengan harga sekitar 5 cent (Rp 7.000). Tapi, bagi mereka yang menginginkan ukuran yang lebih kecil, penjual pizza di New York bisa memotong pizza tersebut menjadi bentuk potongan kecil. Pizza juga biasanya disajikan per potong/slice agar bisa dinikmati sekali santap.

Alasan pizza di gemari banyak orang

  1. Tidak membutuhkan waktu lama untuk memakannya, karena anda bisa memesan pizza ini di restoran yang menyajikan menu pizza. Tidak sampai menunggu 30 menit, anda sudah bisa menyantap pizza.
  2. Banyak variasi topping. Ketika memakan pizza, Anda memakan berbagai macam jenis makanan seperti daging, roti, sayuran, ikan, bahkan buah karena ada banyak pilihan topping. Tak heran bila roti ini cukup mengenyangkan.
  3. Tak perlu alat pemotong
    Bila Anda membeli pizza, maka tak perlu repot untuk memotongnya. Anda bisa langsung melahap makanan asal Italia ini dalam bentuk segitiga.

Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia