Kue Tradisional Khas Indonesia

Kue Tradisional Khas Indonesia

Indonesia memang terkenal dengan kulinernya yang sangat beragam. Indonesia yang memiliki beragam budaya yang melahirkan kekayaan kuliner di Indonesia. Mulai dari makanan berat hingga makanan ringan seperti kue-kue tradisional khas Indonesia yang saat ini masih banyak peminatnya.

Sebelum masuk ke kue apa saja sih yang ada di Indonesia, yuk kita simak hal-hal berikut ini.

Sejarah kue tradisional di Indonesia

Dikutip dari Wikipedia Kue adalah kudapan atau makanan ringan yang bukan makanan utama. Kue biasanya bercita rasa manis atau ada pula yang gurih dan asin.

Kue seringkali diartikan sebagai makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung. Baik tepung beras, tepung sagu, tapioka, ataupun terigu.

Kue tradisional Nusantara lazim ditemukan di Indonesia, Malaysia, Singapura, serta Belanda melalui hubungan sejarahnya dengan Indonesia.

Kata “kue” berasal dari kata serapan dari Bahasa Hokkian: 粿 koé, hal ini menunjukkan pengaruh seni memasak Tionghoa di Nusantara, beberapa kue memang menunjukkan asal mulanya dari China seperti kue bakpia.

Kebanyakan kue basah adalah kue tradisional Nusantara, sementara beberapa kue lain seperti lapis legit, risoles, pastel dan panekuk menunjukkan pengaruh Eropa, yaitu Belanda dan Portugis.

Pada awalnya istilah kue memang digunakan untuk menyebut kue tradisional dan kue peranakan Tionghoa, akan tetapi kini dalam Bahasa Indonesia istilah ini telah meluas menjadi istilah yang memayungi berbagai jenis makanan ringan.

Termasuk untuk menyebut kue kering (Bahasa Inggris:cookie), kue pastri (Bahasa Inggris:pastry), dan kue tart atau bolu (Bahasa Inggris:cake).

Kue dapat dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau digoreng. Kue di Indonesia biasanya dikategorikan berdasarkan kadar airnya, yaitu kue basah dan kue kering.

Berikut ini adalah beberapa macam kue-kue tradisional yang ada di Indonesia.

Kue Pancong

kue pancong

foto :: resepharian.com

Kue pancong adalah kue tradisional khas betawi yang masih ada hingga sekarang. Pembuatan kue pancong ini cukup sederhana. Kue pancong ini hanya terbuat dari tepung beras yang dicampur santan.

Lalu dipanggang dengan cetakan yang sudah ada. Setelah kue nya matang biasanya kue pancong ini di beri taburan gula diatasnya.

Namun sekarang sudah banyak inovasi kue pancong yang memberi kreasi topping yang sangat bermacam-macam.

Getuk

getuk

foto : brilio.net

Getuk terkenal di daerah jawa. Makanan ini biasanya terbuat dari singkong yang di rebus dan diberi tambahan gula dan disajikan dengan parutan kelapa diatasnya.

Di daerah jawa ada beberapa macam getuk dengan bentuk dan rasa yang berbeda. Yaitu ada getuk lindri, getuk pisang, getuk goreng, getuk kethek, getuk singkong, getuk kurung dan lain-lain.

Serabi

serabi

foto : youtube.com

Makanan ini memiliki bentuk yang lebar dan bulat. Makanan ini terbuat dari campuran tepung beras dan santan. Adonan tersebut kemudian di panggang di atas wajan besi berbentuk cekung.

Bagian bawah serabi yang terkena kontak langsung dengan api biasanya berwarna kecoklatan dan terasa renyah.

Bagian atasnya akan tetap berwarna putih yang memiliki tekstur yang sangat lembut, biasanya ditaburi coklat atau potongan pisang. Sangat enak disantap selagi masih hangat.

Klepon

klepon

foto : resepdanmasakan.com

Klepon adalah makanan yang terbuat dari tepung ketan yang biasanya diberi pewarna hijau dan di bentuk bulat dengan isian gula merah, lalu disajikan dengan parutan kelapa di atasnya.

Jika anda ingin menikmati klepon, kue tersebut sudah banyak di jual di pasar-pasar tradisional.

Bika Ambon

bika ambon

foto : youtube.com

Pasti anda mengira bahwa kue ini berasal dari Ambon. Namun ternyata kue ini berasal dari medan. Kue basah yang berasal dari Medan ini memiliki kelezatan khas yang membuat anda penasaran.

Teksturnya sangat halus, lembut, namun terasa kenyal di mulut. Bika Ambon juga memiliki perpaduan rasa yang sangat khas, mulai dari manis, gurih, dan sedikit asam.

Bika Ambon bisa disajikan bersama segelas teh panas atau kopi.

Itu lah tadi beberapa contoh kue tradisional yang ada di Indonesia. Semoga  bermanfaat.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © PT Sriboga Flour Mill