artikel-5-inspirasi-baking-kue-yang-enak-tapi-sehat

Kue yang Enak dan Sehat, Fakta atau Mitos?

Kue selalu identik dengan bahan yang menimbun banyak kalori karena rasa manis yang dominan ketika memakan kue, sehingga bagi seseorang yang menerapkan gaya hidup sehat akan membatasi dan bahkan menghindari pengonsumsian kue. Untuk mengembalikan lagi nafsu makan pada kue, kini kue mulai dikembangkan dengan paduan bahan-bahan yang sehat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah yang biasa digunakan sebagai campuran dalam membuat kue adalah strawberry, jeruk, anggur, pisang, kiwi, dan jenis buah lainnya. Sedangkan sayuran yang biasa dijadikan sebagai bahan dalam membuat kue adalah bayam, tomat, dan wortel.

Namun sebagian orang mungkin ada yang beranggapan bahwa penambahan bahan-bahan yang sehat tersebut akan mengurangi cita rasa kue yang enak. Penambahan bahan-bahan organik tersebut memang dapat menurunkan kadar manis pada kue, tetapi apakah Anda tahu indikator lain yang menentukan apakah kue itu sehat atau tidak? Berikut adalah ulasan jawaban atas pertanyaan tersebut

Hal yang mempengaruhi dalam membuat kue yang sehat adalah bahan-bahan yang digunakan dan proses pembuatannya. Kue yang sehat adalah kue yang dibuat dengan cara dikukus, karena dengan dikukus berarti tidak menggunakan bahan pengawet dan tidak mengandung minyak yang tentunya memberikan keuntungan tersendiri bagi kesehatan. Selain proses pembuatannya, bahan yang dipilih juga perlu dipertimbangkan, setidaknya tidak menggunakan gula yang terlalu banyak dan jika memerlukan pengembang, akan lebih baik jika memilih pengembang alami dari telur. Anda bisa menggantikan gula dengan cokelat atau gula diet untuk mempertahankan rasa manis.

Rasa manis pada kue memang merupakan hal yang utama, namun dalam memilih bahan yang digunakan sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kadar lemak yang terkandung dalam bahan tersebut. Jika Anda memerlukan bahan kacang-kacangan untuk membuat kue, lebih baik tidak terlalu banyak penambahannya. Karena kadar lemak dan kacang-kacangan tidak baik bagi Anda yang sedang diet.

Sementara untuk penggunaan telur, gunakan secukupnya untuk mengurangi kadar kalori. Anda bisa menggunakan kacang mentega atau kacang buah sebagai pengganti telur. Atau Anda bisa menggunakan telur ayam kampung dan jangan lupa untuk ditambahkan dengan tepung powder agar adonan yang Anda buat bisa mengembang. Masih mengenai upaya untuk mengurangi kadar kalori, bahan susu dalam pembuatan kue dapat digantikan dengan susu kedelai atau parutan kelapa yang cair.

Untuk tepung, biasanya tepung putih sering digunakan sebagai bahan utama dalam membuat kue, namun sebaiknya Anda menggantinya dengan tepung gandum, karena tepung gandum dapat menghemat kalori dalam tubuh Anda. Sedangkan untuk topping kue, buah-buahan adalah pilihan yang tepat karena selain sehat, buah juga lebih mempercantik hasil buatan kue Anda. Dan untuk memperkaya rasa, Anda bisa menambahkan madu sebagai pengganti gula dan cokelat. Bahkan rasa manis dalam madu baik untuk sirkulasi dalam tubuh Anda.

Kesimpulannya adalah, kue yang sehat memiliki aturan, penggunaan food additive sintesis (pewarna, pemanis, dan pengembang buatan) harus dibatasi, membatasi lemak dan dianjurkan menghindari lemak trans yang terkandung dalam margarin, tidak menambahkan gula terlalu banyak, dan tetap dalam menjaga porsi pengonsumsian kue yang tidak berlebihan.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia