artikel-3-inspirasi-baking-mentega-atau-margarin

Mentega atau Margarin?

Mentega dan margarin adalah bahan yang sama-sama penting dalam membuat kue dan meskipun mirip, ternyata kedua bahan ini memiliki perbedaan, mulai dari proses pembuatan, tekstur, kandungan, dan fungsinya. Meskipun begitu tampilan mentega dan margarin nyaris sama, berwarna kuning, pekat, dan memiliki kandungan kalori yang sama. Agar Anda tidak salah pilih, berikut adalah ulasan detail seputar mentega dan margarin.

Mentega, terbuat dari krim atau susu sapi yang melalui proses pasteurisasi atau dipanaskan untuk membunuh bakteri dan patogen. Dengan demikian produk yang dihasilkan lebih aman dan tidak cepat basi. Kemudian susu akan diaduk hingga bagian lemah yang padat terpisah dari yang cair yang dikemas dalam wadah plastik. Karena tingkat kepadatannya yang rendah, mentega memiliki tekstur yang lembek dan mudah mencair jika tidak disimpan di kulkas. Mentega biasanya digunakan untuk membuat kue kering atau sebagai olesan roti. Jika mentega dijadikan bahan dasar dalam pembuatan kue maka tekstur kue tersebut akan menjadi lebih lembut dan lebih nikmat.

Sedangkan margarin, terbuat dari minyak sayur atau biasa disebut dengan lemak nabati, yang dicampur dengan pengemulsi dan bahan-bahan lain sehingga memiliki tekstur yang lebih padat. Karena terbuat dari minyak, margarin sering digunakan untuk menggoreng atau menumis. Margarin tidak akan menyisakan minyak yang menempel pada makanan jika dibandingkan dengan minyak goreng biasa. Makanan yang digoreng menggunakan margarin pun akan terasa lebih renyah.

Bagi Anda yang memperhatikan kesehatan, memilih antara menggunakan mentega atau margarin bukanlah hal yang mudah. Kedua bahan tersebut memiliki dampak positif dan negatif terhadap kesehatan. Mentega mengandung lemak jenuh dan lemak trans, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan berisiko menyebabkan berbagai penyakit jantung. Selain itu, lemak trans juga mengurangi kadar kolesterol baik (HDL) yang menyebabkan kadar kolesterol Anda menjadi tidak seimbang dan stabil. Maka dari itu Anda perlu memperhatikan takaran mentega yang Anda konsumsi sehari-hari. Namun di sisi lain, mentega juga mengandung vitamin A, D, E, dan K yang baik untuk menguatkan tulang dan fungsi-fungsi tubuh lainnya.

Dibandingkan mentega, margarin yang terbuat dari minyak nabati justru banyak mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh. Lemak margarin juga kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk menjaga fungsi otak dan mengurangi risiko berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, asma, dan ginjal. Namun, perlu diketahui bahwa margarin juga mengandung lemak trans yang jahat yang tidak baik bagi kadar kolesterol Anda.

Ada cara agar untuk memudahkan Anda memutuskan akan memilih mentega atau margarin. Semakin padat mentega dan margarin yang Anda beli, semakin tinggi kadar lemaknya. Jadi, akan lebih baik apabila Anda memilih mentega dan margarin yang dikemas dalam wadah plastik dan bukan dalam bentuk batangan. Dan ketika Anda membeli margarin, pilihlah produk yang mencantumkan keterangan “bebas lemak trans”. Pada akhirnya, memilih mentega atau margarin yang terbaik perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia