Perbedaan Mie Dan Pasta

Perbedaan Mie Dan Pasta

Banyak yang mengira mie dan pasta itu sejenis. Mereka mengira pasta dan mie sama karena sama sama warna kuning. Apalagi spaghetti, sphagetti dan mie mempunyai bentuk dan warna yang sama. Padahal mie dan pasta itu sangat berbeda. Dari mulai komposisi bahan, kandungan dalam bahan, cara membuat, dan masih banyak lagi. Memang pasta spaghetti dan mie itu bentuknya mirip. Tetapi sebenarnya spaghetti dan mie itu berbeda. Untuk penjelasan detailnya simak hal-hal berikut ini.

  1. Asal Usul

Asal usul dari mie dan pasta sangat jauh berbeda. Mie adalah makanan khas Daratan China, sedangkan pasta mulai terkenal di daerah Eropa

  1. Komposisi

Komposisi  pasta dan mie sangat jauh berbeda yaitu kompisisi  dari pasta adalah terbuat dari adonan tak beragi, soba, gandum dan air. Ekstrak sayuran dan telur juga ditambahkan. Sedangkan komposisi dari mie adalah adonan tak beragi yang dimasak dalam air mendidih. Biasanya mie terbuat dari tepung terigu, soba, kentang, pati canna. sedangkan pasta terbuat dari gandum durum atau semolina gandum durum, gandum utuh, soba, telur.

  1. Cara pembuatan/penyajian

Cara pembuatan atau penyajian mie dan pasta juga berbeda. Di Indonesia biasanya mie dimasak dengan bumbu khas tradisional seperti bakmi jawa,mie dogdog. Dan juga biasanya disajikan dengan menambahkan seafood, daging, sayuran, dan lain-lain. Kalau pasta biasanya disajikan bersama topping seperti saus, daging, keju, herbal, dan lain-lain.

  1. Bentuk

Umumnya bentuk mie adalah memanjang dengan sedikit bergelombang. Berbeda dengan pasta dengan beragam bentuk seperti silinder memanjang,spiral,lembaran,kupu-kupu, dan lain-lain

  1. Jenis

Di Indonesia jenis-jenis mie biasanya tergantung dari daerah. Misalkan bakmi jawa atau bakmi bandung. Sedangkan jenis-jenis pasta adalah makaroni, lasagna, spaghetti, dan lain-lain.

  1. Kandungan gizi

Kandungan dalam pasta lebih banyak dibandingkan mie. Dari banyak kasus, mie instan adalah produk tepung gandum murni atau maida yang kaya lemak, kalori, sodium dan pengawet tinggi serta tidak memiliki nilai gizi dan dapat menciptakan metabolisme terhadap gangguan pencernaan. Mie instan juga mengandung lemak jenuh, jika dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu banyak bisa menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Akibatnya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Sedangkan Spaghetti memiliki protein sekitar 35% lebih banyak daripada mie instan dan tidak mengandung lemak trans juga kolesterol. Jadi, kita bisa makan mie sebanyak yang kita mau tanpa mengkhawatirkan kenaikan asupan lemak.

  1. Cara makan

Cara makan mie dan pasta juga berbeda. Biasanya mie dimakan menggunakan sumpit sedangkan pasta menggunakan garpu dan sendok. Karena bentuk pasta ada yang spiral dan kecil-kecil, pasti akan kesulitan bila kita memakannya menggunakan sumpit.

Jika anda ingin makan mie namun khawatir akan bahaya mie, anda bisa membuatnya sendiri mie yang ingin anda makan. Anda bisa mengombinasikan adonan mie dengan bayam atau sayuran lainnya. Setelah menjadi mie bisa juga anda memberikan topping sayuran juga dan topping lain sesuai keinginan anda tentunya dengan takaran yang pas dan tidak boleh berlebihan. Apalagi menambahkan bahan yang mengandung banyak lemak.

Jangan sampai anda salah mengira lagi tentang mie dan pasta. Boleh saja makan mie atau pasta tapi jangan terlalu banyak juga mengonsumsi mie dan pasta tersebut apalagi sekarang banyak tempat makan yang menjual menu mie sehat. Imbangi juga dengan nasi dan sayur agar kesehatan tubuh anda tetap terjaga


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © HeroSoftMedia