Sejarah Pizza Hingga Bisa Mendunia

Sejarah Pizza Hingga Bisa Mendunia

Pizza? Siapa yang tidak mengenal makanan enak yang satu ini? Pizza termasuk salah satu makanan favorit masyarakat di Indonesia. Pizza merupakan makanan sejenis roti bundar, pipih yang dipanggang di dalam oven dan biasanya dilumuri dengan saus tomat serta keju mozzarella. Pizza juga memiliki berbagai macam topping mulai dari daging hingga dengan sayuran dan juga buah.

Meskipun makanan ini menjadi makanan favorit keluarga Indonesia, namun sebenarnya pizza ini bukanlah makanan asli dari negara kita Indonesia. Jadi bagaimana bisa pizza menjadi terkenal dan favorit di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia?

Menurut Wikipedia, bahwa makanan pizza ternyata memiliki sejarah yang panjang nan rumit serta tak menentu yang sering memunculkan banyak perdebatan yang terjadi.

Nama yang diberikan untuk makanan ini berasal dari bahasa Italia kuno yaitu “pizzicare” yang memiliki arti “memetik”. Diberi nama tersebut karena mengacu pada proses pembuatan pizza yang dipetik dengan cepat dari mesin oven. Istilah pizza kemudian diresmikan pertama kali di Gaeta, Italia, pada tahun 997 M.

Jika di Indonesia, pizza sering dikenal sebagai makanan kelas atas, namun sebenarnya dahulu pizza adalah makanan para warga miskin. Pizza dijual di jalanan dan belum dianggap sebagai resep dapur terkenal.

Pizza sendiri telah menjadi makanan sehari-hari di Italia selama berabad-abad, tepatnya sejak Zaman Batu. Bentuk paling awal dari pizza adalah roti panggang mentah di bawah batu-batu api dan dibumbui dengan berbagai topping yang berbeda.

Kala itu pizza adalah makanan untuk rakyat jelata yang lahir di pinggiran kota Napoli, Italia bagian Utara, sekitar tahun 1720-an. Ternyata  tidak hanya untuk kalangan miskin, namun makanan lezat ini pun juga populer di kalangan kerajaan.

Bahkan dengan beralasan agar tidak mengurangi wibawa kerajaan sedikit pun, saat itu Ratu melarang pizza masuk istana dan melarang para bangsawan memakannya. Tapi secara diam-diam Raja Ferdinand I (1751-1825) justru sangat menyukainya. Agar dia bisa memakan pizza, ia sampai harus menyamar menjadi rakyat jelata dan diam-diam mendatangi sebuah wilayah kumuh.

Tadinya, pizza ditutupi dengan saus putih pada sebelum abad ke-17. Kemudian pada tahun 1843 diganti oleh minyak, keju, tomat atau ikan.

pizza dengan keju mozzarella

pizza dengan keju mozzarella

Dengan tujuan menghormati Ratu Margherita dari Savoy yang merupakan Ratu Italia, tepat pada bulan Juni tahun 1889, koki Neapolitan Raffaele Esposito menciptakan “Pizza Margherita”, sebuah pizza yang dipenuhi tomat, keju mozzarella dan basil, untuk menggambarkan warna bendera Italia. Dialah yang pertama kali menambahkan keju.

Pada abad ke-18 hidangan pizza mendapatkan popularitas dan menjadi daya tarik wisata sehingga banyak pengunjung yang pergi ke daerah-daerah miskin kota untuk mencoba pizza lokal daerah tersebut.

Untuk pizza Italia, terdapat dua jenis pizza, antara lain ada Pizza Italia Utara yang memiliki topping yang beragam. Selain itu ada juga Pizza Italia Selatan yang mengutamakan cita rasa dan bumbu. Pizza Italia berciri-ciri memiliki roti yang lebih garing dan juga tipis. Berbeda dengan pizza ala negara Amerika yang memiliki roti lebih tebal.

Makanan berbentuk lingkaran dengan berbagai topping di atasnya ini yang terkenal dari negara asalnya Italia, namun sebenarnya pizza pertama kali yang masuk di Indonesia pada tahun 1980 adalah pizza dari Amerika bukanlah yang berasal dari negara Italia.

Jadi, makanan pizza yang akrab dengan lidah orang Indonesia adalah berasal dari negara Amerika bukanlah dari negara asalnya Italia.

Setelah pizza yang berasal dari negara Amerika populer di negara kita, barulah pizza yang berasal dari negara asalnya Italia. Namun hingga saat ini, kepopuleran pizza Amerika tidak bisa dikalahkan oleh pizza dari negara asalnya, Italia.


Leave Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

All rights reserved © PT Sriboga Flour Mill